Selasa, 29 April 2008

Dago Tea House 26 April

Linda dengan gigih mempertahankan argumentasinya tentang ketergantungan penjahit terhadap desainer baju, dengan menggunakan teori dependensi dari Johan Galtung.


Dengan penuh Kebapak-an, Hiskia sedang mendamaikan dua keponakan yg mulai panas cela-cela an.


"May, apa sih beda nya Realisme sama NeoRealisme?". "Mana gw tau Ly, kalau cara ngitung NAV Mutual Fund gw tau ..."


3L: Life, Love, Laughter. Eh, maksudnya Leny, Lily, Linda.


Serius memperhatikan Ery.


Ery sedang menyampaikan true story 20 tahun lalu. Untuk menjaga supaya blog ini tidak di blokir pemerintah, terpaksa cerita Ery tidak bisa dikutip disini.


Meski lagi sakit gigi, Jenny gak tahan ketawa mendengar cerita Kiky. Sementara teman2 lengah, Uchan terlihat membungkus getuk buat persediaan di jalan.


Rahsan, terbawa suasana mengenang masa lalu.

Smiling Herry, terlihat menyimak. Namun mata tertuju ke Getuk.


Yang kangen sama Robby. Silakan di print.


Edus menyampaikan landasan ontologis, epistemologis dan aksiologis dari reuni akbar agustus 2008.

3 komentar:

Bortizone Admin mengatakan...

Di foto terlihat Rahsan lega setelah mengetahui posisinya sebagai ketua kelas HI 88 sejak dari Mabim sd sekarang belum tergantikan, padahal sudah ada wacana untuk menggantikannya. Rahsan punya obsesi menyamai Pak Harto berkuasa selama 32 tahun. Masih kurang 12 tahun lagi..

Unknown mengatakan...

Gimana rencana reuni akbar nih? Rakyat HI88 menunggu keputusan Tulang Kiki; sblm BBM naek (lagi), sblm beras Thai diganti beras IR5, dan sblm aliran liberal digantikan realis-kejepit. Takut nanti pas kumpul2 kita hanya bisa makan lalapan mentah di kbn Cikole (cabe rawit juga udah hilang dr pasaran nih).

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.